This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 30 Desember 2014

Film : STAND BY ME DORAEMON

Assalamu'alaikum wr. wb..
Udah pada lihat film nya doraemon yang baru belom?
Ane mau bagi sedikit ceritanya nih..


Sand By Me ドラえもん
(Tetaplah Bersamaku Doraemon)

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/6/6a/Stand_by_Me_Doraemon_poster.jpg

Film ini mulai dari awal ketika Nobita masih belum mengenal Doraemon. Nobita yang duduk di bangku SD selalu mendapatkan nilai nol, pemalas, payah dalam segala hal termasuk menangkap bola base ball dan selalu di ganggu oleh temannya Takeshi (Giant) dan Suneo. Melihat keadaan ini Soby (cucu Nobita dari masa depan  dari abad 22) membawa kucing robotnya Doraemon datang menemui Nobita , mereka datang dari laci meja Nobita. Nobita pun yang sedang tidur waktu itu sangat terkejut dengan kedatangan mereka berdua. Soby menyampaikan maksud dan tujuannya menemui Nobita bahwa Nobita sekarang harus menjadi Nobita yang lebih baik lagi agar masa depannya juga baik termasuk bisa menikah dengan Shizuka. Nobita bingung dan tidak mengerti apa yang dikatakan Soby, tapi setelah ditunjukkan beberapa bukti seperti foto bahwa dia akan menikah dengan Jaiko (adik Giant), mempunyai anak dengan Jaiko, mempunyai banyak hutang, perusahaannya terbakar. Untuk menghindari hal ini Soby memerintahkan Doraemon untuk membantu Nobita dan memprogram hidung Doraemon agar tidak kembali ke masa depan sampai Nobita mempunyai masa depan yang lebih baik.

Hari-hari Nobita pun menjadi lebih baik dengan bantuan alat Doraemon. Mulai dari baling-baling bambu, pintu kemana saja, kain waktu, jubah tak terlihat dan banyak lagi alat-alat canggih yang di keluarkan Doraemon. Nobita yang biasanya setiap hari datang terlambat ke sekolah kini dengan baling-baling bambu dan pintu kemana saja dia bisa datang tepat waktu bahkan lebih awal.

Semua baik-baik saja kecuali shizuka, melihat Shizuka yang dekat dengan Dekisugi (teman sekelas Nobita) Nobita merasa cemburu dan kesal. Akhirnya Nobita datang kepada Doraemon, meminta mengeluarkan alat untuk membuat Shizuka jatuh cinta kepada Nobita. Akhirnya Doraemon mengeluarkan alat bernama telur peniru, siapa yang masuk ke dalam telur itu, dia akan jatuh cinta kepada orang yang akan dilihat pertama kali ketika keluar dari telur itu. Nobita hendak membawa telur yang besar itu ke rumah Shizuka. Ketika di perjalanan karena lelah, Nobita meletakkan telurnya, dan melepaskan pegangannya, lalu telur itu pun menggelinding, Giant yang sedang berjalan dikejutkan dengan telur besar yang menggelinding tepat di depannya. Bermaksud menahan telur itu agar tidak mengenai dirinya, secara tidak sengaja Giant telah menekan tombol untuk membuka telur itu, masuklah Giant ke dalam telur itu. Nobita yang lari terburu-buru mengejar telur itu kemudian mengumpat dengan menggunakan jubah tak terlihat menghindari Giant. Setelah 15 menit, Giant keluar. Pada saat yang bersamaan datanglah Suneo dengan mobil remote kontrolnya. Secara tidak sengaja Giant menginjak mobil Suneo. Suneo yang tidak tahu apa-apa kemudian dikejutkan dengan sikap Giant yang aneh, dia memeluk Suneo dengan erat dan mencoba untuk mencium Suneo. Menyadari hal aneh ini Suneo pun kemudian lari menghindari Giant.

Nobita dan Doraemon membawa telurnya pulang. Nobita memasangkan lingkaran tembus tembok di depan pintu rumah Shizuka yang terhubung dengan kamar Nobita. Pada saat Shizuka melangkah melewati lingkaran tersebut, jatuhlah Shizuka ke dalam telur yang sudah disiapkan oleh Nobita. Tak sabar Nobita menunggu Shizuka keluar dari telur itu, Nobita meminta Doraemon agar keluar dari kamarnya supaya saat telur itu terbuka, Nobita lah orang yang pertama kali Shizuka lihat. Hanya kurang beberapa detik Nobita keluar dari kamar karena mendengar Suneo memanggilnya, Suneo yang sedang dikejar-kejar Giant bersembunyi di belakang pintu rumah Nobita, Suneo meminta bantuan untuk mengeluarkan alat Doraemon agar Giant tidak mengejarnya. Suneo pun kepergok tengah bersembunyi di belakang pintu. Lalu Nobita kembali ke kamarnya ternyata dia telat, bukan Nobita yang dilihat Shizuka tapi justru Dekisugi. Nobita lupa mengambil lingkaran tembus tembok, pada saat Dekisugi akan ke rumah Shizuka, Dekisugi pun jatuh ke lubang lingkaran tembus tembok yang berujung pada kamar Nobita. Melihat Shizuka memeluk Dekisugi dengan sangat kencang Nobita menangis, saat Doraemon kembali, dia terkejut melihat kejadian itu dari luar jendela. Shizuka mengatakan bahwa dirinya menyukai Dekisugi, Dekisugi pun begitu, amat menyukai Shizuka tapi dia tidak mau bergantung pada suatu alat. Melihat itu Nobita langsung kikuk, tidak bisa berkata apapun.

Doraemon menasehati Nobita agar tidak bergantung pada alatnya dan harus berusaha sendiri. Pagi-pagi sekali Doraemon dikejutkan oleh Nobita karena tidak biasanya Nobita belajar. Nobita memutuskan untuk giat belajar agar pintar seperti Dekisugi agar menarik perhatian Shizuka. Nobita belajar keras, sampai dia di ledek oleh Giant dan Suneo, "Waaaah Nobita belajar." tapi Nobita tidak memperdulikannya. Nobita belajar matematika hingga larut dan tertidur di atas meja belajar.

Ketika di sekolah dia sangat percaya diri dan yakin bisa mengerjakan soal. Ketika soal dibagi Nobita kaget. Ulangan pun selesai pak guru memanggil Nobita karena nilai ulangannya nol. Nobita di ledek oleh Giant karena mendapat nilai nol, padahal tak jauh berbeda dengan nya Giant hanya mendapat nilai 10. Nobita tertunduk lemas, pulang dengan tak berdaya tak ada gairah. Dia duduk di tepi lapangan dan menangis, lalu Shizuka menegur Nobita, tetapi Nobita palah lari meninggalkan Shizuka. Doraemon mendekati Nobita yang tengah berjalan pulang. Doraemon menanyakan hasil ulangan Nobita, tetapi Nobita tak memberitahukanya. Doraemon mengeluarkan tas apa saja, Doraemon ingin melihat hasil ulangannya ternyata Nobita keliru, ulangannya adalah ulangan Bahasa Jepang tetapi dia justru belajar matematika.

Nobita pasrah dan berusaha melepaskan Shizuka. Dia pun sempat meminta kepada Ibunya agar di kirim ke Amerika. Dia merasa malu kepada Shizuka. Nobita memutuskan untuk melupakan Shizuka. Nobita bertandang ke rumah Shizuka untuk mengembalikan semua buku yang dipinjam Nobita. Hanya saja Shizuka sedang mandi dan buku itu dititipkan kepada ayah Shizuka. Nobita mengatakan bahwa dia selalu mendoakan Shizuka agar bahagia dan mengucapkan selamat tinggal. Shizuka yang sedang mandi mendengar hal itu.

Saat Nobita di perjalanan pulang, Shizuka memanggilnya. Menanyakan apa yang telah terjadi karena Nobita agak sedikit berubah dan telah membuat Shizuka khawatir. Nobita tetap teguh pada pendiriannya agar dapat melupakan Shizuka, sehingga plak!! Rok Shizuka dihantam oleh Nobita. Shizuka pun kaget, seketika melayangkan tangannya menampar Nobita. Shizuka marah dan meninggalkan Nobita. Tiba-tiba Shizuka sadar, saat Nobita menghantam rok Shizuka, Nobita justru menutup matanya. Nobita bertemu Dekisugi di dekat jembatan lalu mengatakan bahwa Dekisugi adalah orang yang baik dan bisa menjaga Shizuka. Dekisugi merasa aneh pada sikap Nobita. Lalu mengatakan pada Shizuka.

Shizuka mengira Nobita akan bunuh diri lalu mendatangi rumah Nobita, sontak saja Nobita kaget mendengar suara Shizuka yang memanggilnya. Nobita meminta Doraemon agar mengeluarkan alat agar Shizuka membencinya. Dikeluarkan lah ramuan agar Shizuka membenci Nobita. Nobita dengan gugup meminum semua ramuan itu hingga habis. Dengan cepat ramuan itu bekerja, Doraemon dan Ibu Nobita langsung keluar rumah karena tidak tahan dengan bau yang ditimbulkan ramuan itu. Shizuka yang hendak masuk ke dalam rumah Nobita pun ikut merasakan bau tidak sedap itu, tetapi Shizuka bertahan dan tetap melangkah masuk menuju kamar Nobita. Nobita yang tak kuat dengan efek ramuan itu pun pingsan di depan kamarnya. Dengan perlahan Shizuka menaiki tangga dan memegang erat tangan Nobita. Efek ramuan itupun berhenti, Nobita terharu dengan apa yang dilakukan Shizuka.

Nobita melihat dirinya di masa depan. Dia melihat dirinya di ajak oleh Shizuka untuk mendaki Gunung, tetapi Nobita justru menolaknya. Melihat Shizuka yang naik gunung sendiri di saat badai salju, Nobita merubah dirinya dengan kain waktu agar bisa menolong Shizuka. Nobita berangkat dengan mesin waktu menemui Shizuka dengan pintu kemana saja, Doraemon hanya menunggu di taman. Nobita memanggil Shizuka yang sedang berjalan di tengah badai salju. Karena badai yang semakin besar, mereka memutuskan untuk berteduh di dalam gua. Shizuka demam, Nobita pun khawatir terjadi apa-apa dengan Shizuka. Di tengah-tengah percakapannya Shizuka mengatakan "Ya" untuk pertanyaan Nobita. Nobita bingung karena dia tidak tahu apa yang ditanyakan Nobita dewasa kepada Shizuka. Tiba-tiba saja Brug!! Shizuka jatuh pingsan, Nobita khawatir, bingung, apa yang harus dia lakukan. Dia berteriak memanggil Doraemon tapi Doraemon tidak mendengarnya. Nobita bertekad membawa Shizuka ke pintu kemana saja. Tapi badainya terlalu besar, dia tidak bisa melihat dimana pintu itu. Lalu Nobita berteriak menyampaikan pesan kepada Nobita dewasa bahwa hari ini adalah insiden yang sangat penting dan tidak boleh di lupakan. Beberapa detik kemudian terdengar suara motor, itu adalah Nobita dewasa. Pesan itu sampai pada Nobita dewasa. Nobita bertanya kepada Nobita dewasa bagaimana pesannya bisa sampai kepadanya. Nobita dewasa mengatakan bahwa dirinya sedang tertidur, lalu tiba-tiba saja dia teringat pada Shizuka.

Shizuka di bawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Nobita menunggu di taman. Nobita dewasa datang, memberitahukan bahwa Shizuka akan baik-baik saja. Nobita dewasa melihat Doraemon yang sedang tertidur pulas, Nobita menawarkan untuk membangunkan Doraemon, tetapi Nobita Dewasa menolak karena Doraemon adalah teman mu (Nobita) waktu kecil.

Nobita dewasa berpamitan kepada Nobita, saat akan pergi Nobita mengatakan bahwa Shizuka mengatakan "Ya" untuk pertanyaan mu. Nobita dewasa pun meloncat kegirangan, tak percaya Shizuka akan menerimanya. Nobita bertanya : memangnya pertanyaan apa kau ajukan pada Shizuka? Nobita dewasa mengatakan bahwa dia melamar Shizuka. Nobita pun merasa senang, karena akan menikah dengan Shizuka.

Nobita menceritakan hal itu pada Doraemon, mereka memutuskan untuk melihat pernikahan Nobita dewasa. Setelah datang melihat, ternyata Nobita dewasa melakukan kesalahan, dia datang bukan di hari pernikahannya. Mungkin karena dia terlalu senang sehingga Nobita dewasa datang sehari sebelum pernikahannya. "Maaf untuk tuan Nobita dan Shizuka acaranya besok" kata resepsionis.

Nobita dan Doraemon yang melihat hal itu sungguh kecewa, kenapa bisa lupa begitu? Kalau bukan sekarang kenapa mesin waktunya mengarahkan ke hari ini? Tanya Nobita pada Doraemon. Karena sudah disini, mari kita lihat yang selanjutnya, ajak Doraemon kepada Nobita.

Doraemon dan Nobita memutuskan untuk melihat Shizuka. Shizuka terlihat janggal seperti ada yang disembunyikan, Doraemon menggunakan senter kejujuran agar bisa mengetahui apa yang sedang Shizuka rasakan. Shizuka lari, mendekat kepada ayahnya, dia mengatakan bahwa dia tak ingin menikah dengan Nobita. Itu membuat ayahnya kaget. Shizuka berkata bahwa jika dia menikah dengan Nobita, maka ayahnya akan sendirian. Itu membuat Shizuka khawatir. Tetapi ayahnya menasehati Shizuka bahwa Nobita bukan lah orang yang sempurna, mempunyai banyak kekurangan tapi dia bisa membahagiakan Shizuka. Shizuka terharu dengan yang di ucapkan ayahnya.

Nobita dan Doraemon memutuskan untuk pulang ke rumah. Yang jelas dia akan menikah dengan Shizuka suatu saat nanti. Itu sudah membuatnya senang. Saatnya Doraemon pergi. Tugasnya sudah selesai. Karena Nobita sudah mendapat kebahagiaannya dan masa depan yang cerah.

Dua hari lagi Doraemon meninggalkan Nobita untuk selama-lamanya. Nobita tak rela jika harus berpisah dengan Doraemon. Nobita membujuk Doraemon agar tetap tinggal bersamanya, tetapi apa boleh buat hidung doraemon sudah diprogram untuk ini. Jika tugasnya sudah selesai Doraemon harus kembali ke abad 22.

Nobita kini sendiri tanpa ditemani Doraemon. Pada April Mop Giant menjahili Nobita dengan mengatakan Doraemon telah kembali, Nobita sangat percaya dengan apa yang dikatakan Giant. Nobita lari kencang, pulang ke rumah untuk melihat Doraemon. Ternyata kamarnya kosong, dia bertanya pada Ibunya apakah Doraemon telah kembali tetapi Ibunya sama sekali tidak tahu. Merasa kesal telah dibohongi oleh Giant, Nobita meminum ramuan yang diberikan Doraemon sebelum pergi meninggalkan Nobita. Ramuan itu adalah ramuan kebalikan. Apapun yang di katakan akan berkebalikan dengan faktanya. Nobita menghampiri Suneo dan Giant yang sedang duduk di Lapangan. Nobita mendekat sambil tersenyum penuh maksud, lalu perlahan masuk ke dalam tabung besar yang berada di lapangan, mengatakan cuaca cerah, seketika itu juga langsung hujan. Giant basah kuyup. Lalu Nobita keluar dari tabung besar itu, berkata Suneo di sayang anjing, seketika itu Suneo langsung dikejar-kejar anjing. Nobita tertawa lepas karena berhasil membalas Giant dan Suneo.

Kebahagiannya hanya dirasakan sendiri tanpa kehadiran Doraemon. Dia tertunduk lesu sambil berjalan pulang ke rumahnya. Dia tahu, ketika dia pulang Doraemon tak ada di kamarnya. "Doraemon tak akan datang, sudah tak ada lagi Doraemon, aku tak akan lagi bertemu dengan Doraemon, aku tak bisa lagi bersama dengan Doraemon."

Meja belajar Nobita bergetar, buku dan pulpennya jatuh, lacinya mengeluarkan suara gaduh. Bruk! Bruk! Bruk! Nobita! Nobita mendengar suara Doraemon memangilnya, tapi apa mungkin? Nobita masuk ke dalam kamarnya dan dia di kejutkan dengan kedatangan Doraemon dari laci meja belajarnya. Doraemon! Apa benar ini kamu? Ia Nobita ini aku. Bagaimana bisa? Doraemon melihat botol ramuan kebalikan. Oh aku tahu sekarang, berkat ramuan kebalikan itu, aku bisa kembali lagi ke sini Nobita... Benarkah? Aku akan selalu sedih bersama mu Doraemon. Kita tidak akan bisa bersama-sama selamanya. Nobita mengatakan hal itu kepada Doraemon sambil memegang kedua tangan Doraemon meloncat-loncat kegirangan. Kata-kata itu berarti Nobita akan selalu bahagia dan tetap bersama selamanya bersama Doraemon.



TAMAT



Ini cerita versi saya, mohon maaf apabila ada kekurangan.
Arigatogozaimasu ^^
Sayonara.. (''')
Baca Juga : 










Sabtu, 27 Desember 2014

Ya Allah Ya Rabb..

karya : Risha Rofiana
27/12/2014

Ya allah ya rabb..
Sungguh lah aku ini lemah,
lemah iman..
maka kuat kan lah iman ku..

Ya Allah ya rabb..
Sungguh lah aku ini besar,
besar kepala..
maka tunduk kan lah kepala ku..

Ya Allah ya rabb..
Sungguhlah aku ini pandai,
pandai berbicara..
maka rapatkan lah mulut ku..

Ya allah ya rabb..
Sungguhlah aku ini setan..
setan yang suka marah..
maka padamkan lah api kemarahan ku..

Ya allah ya rabb..
Sungguhlah aku tidak lapang..
tergesa-gesa..
maka tenangkan lah hati dan pikiran ku..

Semua aku kembalikan kepada MU..
hanya kepada mu aku meminta..
hanya kepada mu aku memohon..
hanya kepada mu aku takut..
jauhkan lah aku dari sifat tercela..
jauhkan aku dari jalan yang tak kau ridhoi..
dan dekatkan lah aku pada kebaikan..
agar aku dekat dengan MU dan surga MU..
Amiin..




Kamis, 25 Desember 2014

Puisi : Untuk para Sahabat Ku


Karya : Risha Rofiana
25/12/2014

kau datang, mengadu keluh kesah mu..
aq menerima keluh kesah mu..
ku dengarkan semua celoteh mu..
kau menagis, menyandarkan kepala mu dipundakku..
berkali-kali aku mengatakannya..
pergi lah, jauhilah, menghilanglah dari hadapannya..
aku tak begitu tahu perasaanmu..
yang aku tahu cinta tlah melumpuhkan otak mu..
perasaan menguasai mu..

kini kau meraung kesakitan..
kau terlalu dalam mencapkan panah asmara..
semakin dalam panah itu semakin dalam perasaan mu..
ketika kau akan mencabut panah itu,
perih yang kau rasakan..
ketika panah itu telah bebas..
bukan berarti kau bisa lepas..
karena akan ada bekas luka..
luka itu mungkin bisa hilang seiring berjalannya waktu..
waktu yang sangat lama..
tapi satu hal yang tidak akan bisa hilang..
yaitu kenangan panah itu.
kenangan panah itu akan selalu ada di memorimu..
di kotak rahasia mu..

sama seperti aku..
sama seperti dia..
sama seperti mereka..
kalau kita sama..
tenanglah kawan..
kau tak sendiri di bumi ini..
bahkan jika kau sendiri..
kau masih punya tuhan..
kau bisa meminta apapun padaNya..

Tahu kah kau? ketika kau
terlalu mencintai hal yang semu..
sangat dan terlalu, tak ingin meninggalkannya..
maka kau telah membuat kecewa sang pencipta mu..

aku tak tahu apa lagi,
apa yang harus aku beri tahu padamu..
aku selalu bersama mu..
bukan hanya aku tapi tuhanmu juga melihatmu..
kau tahu maksud ku?
kau tahu apa yang ku maksud..
maka tadah kan kedua tangan mu kawan..
kau akan melihat sesuatu yang istimewa..
sesuatu yang mungkin belum pernah kau rasakan..
akupun baru mengalami nya sekali..

kokoh kan jiwa mu
seperti bangunan tua yang tetap berdiri tegak,
meski sudah ribuan abad...
aku percaya kau bisa..



Baca Juga :


Jumat, 19 Desember 2014

Cerita Gue : Ragil (Rada Gila) Bag. 3

Assalamu'alaikum wr. wb
Dah lama gak nongol di blog nih.. ente ente kangen kagak? Hehe.. Ane mau nulis apa lagi ya? Yang masih ada hubungannya sama Ragil juga. Kalo ada yang belum tau Ragil itu apa monggo diwaos sek Cerita Gue : Ragil ( Rada Gila ) sama cerita berikutnya Cerita Gue : Ragil ( Rada Gila) bag 2 terus ente baru baca ini. Hehe.


Hari Minggu pagi gue ngajakin si Indun, Ayu sama Munah buat laari pagi karena udah lama banget udah gak lari pagi. Dulu gue sama Indun sering banget tuh lari berdua-dua. Semenjak bulan puasa terus cuti sampe sekarang ini. Gue ajakin Munah sama Ayu juga biar rame, gue ngajakin ke Bandara Tunggul Wulung. Eh Lah sampe sana bukannya lari tapi palah "foto-foto". Yaaah okelah kalo foto-foto, tapi gue pikir itu nanti setelah lari muterin bandara.

Liat nih..
Bandara Tunggul Wulung
Bandara Tunggul Wulung


Penampakan si Indun :-D

Baru setengah jam di Bandara, eeeh.. minta ke tempat Ibu Radem.. weleh weleh.. Ibu Radem itu Ibu penjual nasi rames, yang gak masak tinggal beli dah kesitu, ada nasi rames, kepok, gethuk, gatot, mendoan, semua ada. Ah udahlah..

"Dulu pas berdua sama Indun lari muterin lapangan beberapa kali, lumayan banyak kringet mengucur. Bbbbeeehhh seneng banget, berasa sehat bugar pokoknya. Ehh abis itu si Indun minta beli sate 2 porsi :v hahaha.. haduuuh.. Habis bakar lemak, timbun lemak lagi. Hahaha.. Abis itu Indun aplod lagi makan mendoan sama lotek :v yang gue heran masih pagi emang udah ada lotek? (Hanya Indun dan Allah yang tau). Kangen nih pengen lari pagi lagi bareng Indun."

Habis dari tempat Ibu Radem, kita makan di tempat Indun, sambil ngeledekin si Indun yang lagi deket sama Adi, yang sekarang udah jadian alias pacaran. Makan-makannya ditunggu nih. Abis makan males-malesan dulu laaaah.. duduk santai di sofa nya Indun yang empuk. Ehh tiba-tiba Duuut!!! Asem nih si Indun kentutin gue, mana lagi gue pas banget di depannya Indun. Huft derita.. Awake nang gene Indun tapi pikirane nang umah terus abisnya belum nyuci, emak gue sama emaknya Indun lagi pergi Ziaroh ke Jatim, jadi gue sendirian di rumah. Abis itu kita mutusin buat ke Expo, di lapangan deket sama rumahnya Agus. Niatnya mau nitip motor biar gak bayar parkir. hahaha..

Setengah delapan gue pulang kerumah, mandi terus nyuci baju. Si Indun sms mulu nanyain udah siap belum, dia udah gak sabar pengen ketemu si Agus :v wkwkwkk (becanda ya Di, jangan cemburu). Abis itu kita sampe di rumah Agus. Ternyata oh ternyata, ya ampun oh my god, gue syok liat Agus! Liat jempol tangannya yang bengkak segede gajah (Lebbay!). Sayang gue gak foto tangannya dia kemaren. Udah deh tu sambil priatin sambil ngledekin. Ea ea ea ea.. "Gus itu jempol kenapa? ke entup tawon?" "Udu! di ambung coro!" wkwkwkkk. "Gus pengen mari? Jempolmu lebokna sil*t ayam gus". wkwkwkwkkk "Sopan, sil*t ayam koh, ngko ya anget". wuahahaha... Tangane Agus uleren gede banget. Asli gede banget.

Abis itu gue sama temen-temen gue sama Indun juga langsung ke Expo, liat-liat doang, sambil narsis.. :-D
Baca buku aja kompakan :v

Pengen jadi polisi tapi gak kesampean :-D
Berasa capek, akhirnya kita mutusin buat pulang ke rumah Agus. Seneng tuh si Agus diapelin cewe banyak banget, berasa laku dia. hahaha.. Tapi anehnya dia palah kikuk, gak nyeloteh sedikitpun. Mungkin dia malu di kerubung sama cewe cewe cantik (Pede!). Abis itu udah deeeeh pada pulang sendiri-sendiri.

Musim Mangga..

Minggu pagi yang cerah, gue berangkat kerja. Yap! Gue masuk dihari libur, si Agus telfon katanya lagi Purbalingga. Pamer gitu ama gue, yang jarang pergi-pergi. Terus dia nawarin mangga..
Agus : "Ris, arep pelem ora?"
Aku : "Ia ngeneh, pelem ku be owen tapi urung mateng. Ngesuk mateng kowe tek wei."
Agus : "Ora laaaaah, makasih aku ora doyan pelem, aku doyane pelempuan." :v
Gubrak!!! Bushet dah langsung ngakak dengernya. Hahaha..
Maklum, dia baru diputusin ama cewenya, padahal belom sebulan udah END duluan. Tragis! Jadi JONES lagi tuh si Agus, kasian...

Gak papa mas bro, gue punya kata-kata semangat nih buat lo, "Cowo ganteng itu kalah sama cowo lucu"
Ganteng itu relatif, tergantung siapa yang liat. Ganteng itu kayak Mario Maurer, terus kayak Abang Dongdong itu gantengnya nusuk sampe ke tulang rusuk. Hehehe Lebbay dikit. Kok jadi ngomongin ganteng yah? Astaghfirulloh.. Jadi mas broh semangat aja jalani hidup, setiap orang pasti ada jodohnya. Kalo lo belum dapet jodoh di dunia siapa tau dapet jodohnya di akherat. Waduuh? Mati dong? Hehee.. maap maap.. Mending lo benahin diri dulu jadi pribadi yang lebih baik, biar lo dapet cewenya juga lebih baik. Waduuuh kok gue jadi ceramah sih? Bisa diomelin sama si Agustus nih.


Kabuuuuuurrrr...
Dadah sampe ketemu lagi.... (''')
Wassalamu'alaiuk wr. wb



Baca Juga :




Selasa, 09 Desember 2014

Puisi : Desember 2014

Puisi ku bulan Desember 2014

09/12/2014

09/12/2014


Ketika Malam
Karya : Risa Rofiana
13/12/2014

Ketika malam tiba..
rasa itu datang menyapa..
rasa penat yang tiada tara..
ingin ku buang saja..
walau percuma..
karna rasa itu akan tiba..
ketika malam datang..

ketika malam datang..
gerimis mengundang..
terkadang hujan juga menyerang..
lelah, letih, hanya gelap ku pandang..

ketika malam datang..
adzan sudah berkumandang..
saatnya aku datang..
ku lihat lampu terang di sebrang..
itu sebab nya aku datang..

ketika malam larut..
baru lah aku pulang..
dengan membawa sedikit uang..
alhamdulillah.. karna telah ku jalani waktu ini..
hingga tak terasa sampai berhari-hari..




Tak sama
Karya : Risa Rofiana
14/12/2014

Apalah arti bahagia..
jika ada insan yang berduka..
apalah arti kesedihan..
jika tak dihiraukan..
aku tahu kamu terluka..
tapi kenapa aku justru bahagia?
aku tahu kamu bahagia..
tapi kenapa aku merana?

aku merasa tiada harga..
ada apa dengan ku?
ini tidak seperti biasanya..
aku seperti orang munafik!
mulut dan hati bicara tak sama!
tapi ya sudah lah..
aku sudah menyadarinya..
semoga ini cepat berakhir..



Waktu
Karya : Risa Rofiana
20/12/2014

 
Ketika waktu berjalan dengan begitu cepat,
tak terasa sudah akan berganti hari,
hari yang baru dan berganti..
Ketika kita tak memikirkan masa depan..
tiba-tiba datang sebuah pikiran..
kapan aku beraksi?
apakah akan seperti ini selalu?
Barulah kita sadar kalau kita sedikit terlambat..
kenapa tak sedari dulu..
penyesalan pun tak terbendung..

Ketika waktu berjalan dengan sangat lambat,
sungguh yang dirasakan adalah penat,
tak sabar menunggu hari esok,
ketika waktu berjalan sangat lama,
kita juga tak tahu harus berbuat apa..
hanya ada satu yang tertuju..
menunggu datangnya waktu..


Sabtu, 06 Desember 2014

Cerita Gue : Ragil ( Rada Gila ) Bag. 2

Assalamu'alaikum wr.wb

Ini adalah cerita gue dimana Ragil (gue, Indun, Agus) yang kebetulan memang anak ragil alias anak terakhir, dan kepanjangan dari ragil itu adalah "Rada Gila" karena memang orang-orang nya juga Rada Gila. Siapa sih yang gak punya temen rada gila, gokil, unik, suka ngelawak walopun niatnya gak ngelawak. Itulah Ragil, gue nulisnya lebbay gak si? Haha.. Takutnya nanti si Indun sama Agus baca, sambil ngatain gue "Wuuueeek, Wuuueekk!!" Kan malu ya gak? Jujur gue bingung mau nulis lanjutan cerita Ragil itu kaya apa, karena kan cerita ragil selanjutnya adalah Liburan ke Benteng Vanderwijck, Gombong yang udah gue tulis. Jadi bingung mau nulis apa lagi.

Selang dua hari, gak sengaja gue nonton acara On The Spot yang info nya kalo gak salah tentang Benteng Unik, salah satu nya ya Benteng Van Der Wijck. Gue bilang "waaaaaaah benteng sing tek kunjungi wingi mlebu tv keh bu.." emak gue senyum senyum terus bilang "tek akui benteng vanderwijck emang apik, mbetaih." Terus udah berlalu gitu aja. Terus selang dua atau 3 hari lagi di acara yang sama yaitu On the Spot tuh Benteng Vanderwijck nongol lagi sebagai benteng yang menyeramkan, biasa kalau malam Jum'at kan on the spot suka kasih info yang nyeremin. Terus gue langsung sms tuh "Tau gak bro? habis kita berkunjung ke benteng vander wijck, sekarang benteng vanderwijck jadi sering muncul di tv loh..." Eeeeh si Agus yang bales "Ia ni aku juga lagi nonton, gak salah deh pergi ke sono." Coba kalau pas kita ke sana di liput, masuk tipi deh, seneeeeeeng :-D.

Abis itu Ragil pada sepi lagi.. gue agak lupa pertamanya gimana, cuma gue rada kesel sama becandaan nya si Agus. Terus dia tiba-tiba minta di kenalin temen cewe, padahal udah di kasih nomer nya si Uwi sama si Indun, masih aja minta ke gue. Gue kasih aja 085726xxxxx.
Agus : "Makasih Ris, anak mana nih?"
Gue bilang aja "Udah sms aja, tanya sendiri ama anaknya."
Agus : "Oke deh.. Namanya siapa?"
Aku : "Udah pokoknya tanya sendiri aja." (Biar penasaran)
Sama si Agus langsung di sms.
Setelah beberapa menit.

Agus : "Ris, kowe ngerjani aku yaaah?"
Aku : "Emang kenapa gus?"
Agus : "Deneng bandot sih?"
Aku: "(ketawa) hahahaha... maap gus, kue nomer mau mbengi sms aku "malem" tapi nang aku ora tek bales, terus kowe njaluk nomer, ya wis tek wei bae nomer kue"

Agus : "(marah) aseeem kowe Ris, ngerjani aku."
Aku : "hahaha.. maap gus maap, emang kowe sms kepriwe?"
Cerita Kronologisnya :
Agus : "Nang aku tek sms. "Hai ini siapa ya?"
085xxx : "Aku Sipur, kowe sapa?"
Agus : "Sipur? Deneng jenenge kaya bandot ya?"
085xxx : "Genah aku bandot!"
:v :v :v
Jadi jeruk makan jeruk dong? Hahaha.. Coba di bayangin si Agus udah ngarep banget yang di sms itu cewe cantik, bisa ketemuan, terus cocok. Eh malah si Sipur namanya. Untung namanya bukan Sapri.

Gue baca sambil ketawa ngakak. Ternyata bandot pemirsah. Hahaha.. Gue ketawa kepingkel pingkel sampe ditanya sama emak : "Kenapa sa?" ambil napas.. "Si Agus bu, aku kerjain begini begini begini begini" Udah deh tu emak gue ikut ketawa. "Jail kowe laaah." Mungkin kalo kalian baca tulisan gue ini, dikira biasa aja tau gak lucu sama sekali. Tapi gue yang ngrasain, kalo ke inget itu pengen ketawa. Si Agus nya marah, gue sms gak bales. Hahaha, gue pikir bakal sebentar doang, api ternyata agak lama juga.

Emang ya? yang namanya ngerjain orang itu ada enak nya ada enggaknya. Kemana nih Indun? Gak nongol??
Udah dulu ya ceritanya sampe segini dulu.. Gue ngantuk. Makasih yang udah mau berkunjung ke blog gue yang payah ini. Sampe ketemu lagi di cerita-cerita berikutnya. Ceiileee udah kayak senior ngomongnya, hehe.. Dadah.. (''')


Wassalamu'alaikum wr. wb

Baca Juga : 




Jumat, 05 Desember 2014

Liburan ke Benteng Vanderwijck, Gombong

Assalamu'alaikum wr.wb

Libur panjang, siapa sih yang gak kepengen jalan-jalan bareng temen. Apa lagi pergi nya ke luar kota. Mau banget tuh gue, hehehe. Sebenernya ini liburan udah agak lama, cuma berhubung temen gue minta di tulis, jadi ya gue bikin aja.

Tadi nya itu pas kumpul di tempat Agus, Indun sempet bilang "Waaaah enak nih kalo pergi jalan bareng sama temen-temen SMP, kemana kek ke purwokerto kek apa kemana." Pernyataan Indun di gubris sama si Agus. Akhirnya kita rencanain! Niatnya habis lebaran H+ 3 atau 4 kita bakal jalan-jalan bareng! Kemana?? Kalo gue sih usul nya ke Kebumen, kayak ke Benteng Vanderwijck, Jati Jajar. Udah pernah sih tapi kalo sama temen SMP kan belum pernah, lagian juga gue kesana dulu banget waktu masih SD.

Sempet hampir gagal tuh rencana kita, buat jalan bareng karena sibuk masing-masing. Tau sendiri kalo hari lebaran itu kan hari kumpulnya sama keluarga. Yang kerja di luar kota pada pulang kampung ke kota tercinta kita Cilacap. Dua hari sebelum berangkat pada ribut smsan telfonan. Jadi apa enggak nih? Terus kemana? Masih pada bingung, si Agus minta ke Dream Land, Ajibarang, Indun minta ke Nusa Kambangan. Waaah gak jelas nih. Gue sempet mikir bakal gagal nih acara. Kalo jadi, besok pagi-pagi udah harus siap. Malemnya masih gemrungsung, kayak laler, hahaha.. Belum tau mau kemana tujuannya. Akhirnya diputuskan "Jam 7 pagi udah harus kumpul di tempat gue, masalah nanti mau kemana gampang di pikir karo nyawang dalan :-D." Gue udah jauh-jauh hari bilang sama emak gue kalo hari ini mau jalan-jalan bareng sama temen SMP, emak gue ngertiin banget. Gue belom selese nyuci baju, sebenernya tinggal mbilas doang sih tapi kan tetep belom kelar tuh cucian, akhirnya gue tinggal.

Yang dateng paling awal itu sholeh! Huuuuh josss banget, on time. Sedang si Agus panitia  acara palah belom dateng. hadeeeh.. Selang beberapa menit si Indun dateng bawa motornya yang cetar membahana. hehe.. Disusul sama rombongannya si Agus. Ada Trisno sama Mafroi terus Imam Hari Bakti Nasional sama Adi. Si Adi itu orang gak tau dari daerah mana, anaknya siapa ikut aja ke rombongan kita. :v yang sekarang lagi ngehits di gosipin sama si Indun hahaha.

Udah kumpul semua, udah deeeh meluncur ke Kebumen. Yap! Kita semua ke Kebumen, enggak ke DreamLand atau ke Nusa Kambangan. Yes! Akhirnya emang itu yang gue pengen :v. Pukul 07.00 lebih kita berangkat.. Tujuan pertama ke Benteng Vanderwijck. Di perjalan banyak banget kejadian lucu dan ekstrim yang bikin deg-degan. "Ris, deleng keh? Ibu-ibu kae gendut banget yah? ngesuk Indun kaya kae". :v haha.. pernyataan Agus barusan bikin gue ketawa. Jadi di depan kita ada Ibu-ibu gendut yang lagi diboncengin ama lakinya. Gue bilang aja "Aja kaya kue ngko gari aku sing se gendut ibu-ibu kae?" bermaksud menetralisir keadaan biar gak di bilang menghina.

Teeeeer,, jalan lagi, dengan jalan yang cukup ramai yang terkadang macet karena banyaknya volume kendaraan, banyak juga pemandangan mobil yang rusak di pinggir jalan akibat kecelakaan. Biasa hari lebaran kan suka begitu, yang ngantuk, yang gak sabar karena macet udah tabrak aja mobil depannya :v haha.. Uppss.. Maap. Sempet juga niih ya, ada mobil mau nyebrang, posisi mobil udah di tengah tinggal nyebrang doang. Nah Agus pas lagi ngebut tiba-tiba si mobil nyalain lampunya, Lep! Silau banget lampunya broh! Gue pikir itu tanda si mobil mau nyebrang. Otomatis Agus ngerem mendadak dong? Seeeeetttt!! Laaah kok mobil nya gak jadi nyebrang, alhasil motor yang dibelakang gue (si Soleh sama Indun) ngradak deh tuh ke pinggir jalan karena ngindarin motor yang ditumpangin gue sama Agus. Kaki gue sama kaki Indun udah cium-ciumman tuuh kayak aspal sama ban motor. Untung gak jatoh! Kalo jatoh masa iya pak Jokowi gue marahin kan gak mungkin. Haha.. Si soleh nyetirnya gak bener tuh, udah beberapa kali mau nyrempet motor yang gue tumpangin. Dia juga kalo naek motor dibelakang terus selalu ketinggalan. hahaha

Perjalanan kurang lebih sekitar 1 setengah jam. Sampe di lokasi ketemu sama yang namanya papan Catur, dia sama cewek nya. Dia lebih milih jalan berdua sama ceweknya broh dari pada sama kita-kita. Tapi gak papa kok, lagian ada ato gak ada Catur sama aja, gak ada ngaruhnya.. haha.

Si Agus ngebuli gue mulu "Hmmmm.. kayak gini mah cuma nyenengin Risa doang nih" bolak balik ngomong gitu mulu.. -_- tapi emang bener sih, itu kan usulan gue. :-D gak papa laaah yang penting 해피 카벻(happy kabeh) ^_^ 그래 ? (ya ora?) hehe..

Ternyata lokasi Benteng Vanderwijck agak masuk ke dalem, gak di pinggir jalan. Gue mah ngikut aja. Tiba di tempat parkir, langsung markirin motor, dikasih nomor plus sekalian bayar. Mau beli tiket buat masuk tapi antri, harga tiket masuk Rp 25.000 mahal yah bro? Kenapa gue bilang mahal? Karena itu kan bangunan bersejarah, benteng berukuran segi enam. Yaaah walopun di dalemnya ada tempat buat renang yang kebanyakan anak-anak, terapi ikan, ada panggung musik nya juga, yaaah kalo gue bilang sih tempat nya enak lah, bagus, tapi untuk tiket dengan harga Rp 25.000 menurut gue itu mahal.
Sampe lokasi ya biasa apa lagi yang gak di lakuin kalo bukan foto-foto.
Kita harus jalan kaki dulu sebelum sampe benteng..
Banyak pohon-pohon jadi di liat enak, sejuk gak gersang ^_^
Selamat Datang di Benteng Vanderwijck

Masuk ke Benteng

Main sama kebo dulu
Pemandangan dari atas Lt.2
Wong ilang :v
Di bagian tengah Benteng

penjara
Tau film The Raid 2 kan? itu shooting nya juga di Benteng Vanderwijck. Ada fotonya abang Iko, ternyata banyak juga artis yang shooting di situ, kayak kakak slank juga ada.

Sampe sana udah foto-foto udah jalan-jalan keliling benteng, tinggal perut keroncongan, ya iyalaaaaah.. dari pagi belom sarapan, akhirnya kita beli bakso, untung gue lagi comingmoon jadi absen sholat dulu. Habis makan, jalan sebentar terus pulang, lanjut ke Goa Jatijajar.

Di Jati Jajar cuma absen doang, masuk goa macetnya masya allah.. Kayak orang haji, ceiiileee padahal gue belom pernah haji :-D.

Di dalem Goa Jati Jajar
Sumpek banget maklum karena hari raya idul fitri jadi banyak banget pengunjungnya sampe jalan aja susah , tapi sempet cuci muka, seger banget airnya dingin, nyejukin hati. Sesejuk liat muka kamu. hahaha.

di Goa Jati Jajar
  Habis dari Jati jajar niatnya mau ke Pantai ayah..
Tapi maceet..
Macet kan broooo..
 Sebenernya ada seneng nya juga macet, soalnya si Sholeh minta pulang jam 4 jadi bisa mulurin waktu. Sedangkan kita jam 4 masih dalam perjalanan. Gak enaknya karena macet jadi waktunya kebuang sia-sia yang harusnya bisa ke Pantai Ayah, jadi gak bisa karena udah keburu sore. Jadi akhirnya kita pulang ke rumah. Sampe rumah aja maghrib.

Nah itu dia Liburan gue sama temen-temen, bisa buat kenang-kenangan. Apa anda tertarik untuk mengunjungi Objek Wisata Benteng Van Der Wijck dan Goa Jatijajar Kebumen? Harga tiket masuk Benteng Vander wijck Rp. 25.000,- Tarif parkir motor Rp 3.000,-

Sedang Tiket masuk Goa Jatijajar Rp 7.500 kalau anda menggunakan jasa calo anda hanya membayar Rp 5.000,- Tapi saya sarankan tidak usah menggunakan jasa calo, karena selisih harga cuma 2.500 rupiah. Dan anda akan di ajak berjalan kaki selama kurang lebih 10 menit dengan arena jalan yang agak menanjak, karena tidak lewat pintu masuk. Untuk tarif parkir motor Rp 5.000,- tarif yang cukup mahal untuk satu buah motor.

Nah gimana cerita liburan gue? Semoga bermanfaat walau manfaat yang gue kasih cuma sedikit. :v hehehe.
Sampai ketemu lagi di cerita liburan gue selanjutnya.


Wassalamu'alaikum wr. wb

Baca Juga : 



Rabu, 03 Desember 2014

Cara Mengatasai Kaki Pegal

Assalamu'alaikum..

Pernah gak ngerasain kaki pegal karena terlalu banyak aktifitas, mondar mandir ke sana kemari? Pasti pernah dong? Apalagi cewe yang pake hak tinggi, pasti akan terasa lebih capeknya. Berikut saya punya cara untuk mengatasi kaki pegal, mungkin sudah banyak dari kalian yang sudah pernah mencoba di rumah.

Siapkan :
- Air hangat
- Baking Soda
- Essential Oil
- Garam Epsom
- Bunga mawar

Caranya :  Masukkan baking soda, essential oil, dan garam epsom secukupnya ke dalam air hangat yang sudah disiapkan kemudian aduk menggunakan tangan. Lalu taburkan bunga mawar untuk memberi aroma bunga. Baru lah anda merendam kaki anda sekitar 20-30 menit. Bisa dilakukan sebelum tidur agar tidur menjadi lebih nyenyak dan nyaman setelah seharian melakukan aktifitas.

  • Garam epsom mengandung banyak magnesium yang membantu memenuhi kebutuhan tubuh dan untuk mengusir stres. Dengan merendam kaki dengan garam epsom dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh melalui proses reverse osmosis.
  • Essential oil bermanfaat untuk merelaksasi, ketenangan dan kenyamanan. Karena telapak kaki adalah salah satu bagian yang cepat atau mudah dalam menyerap essential oil.
  • Baking soda bermanfaat untuk membersihkan kaki dan menghilangkan bau.

Itu tadi cara mengatasi kaki pegal, semoga bermanfaat.
Saya tahu hal ini dari Dr. OZ Indonesia

Terima kasih, lain kali berkunjung lagi ya? dadah.. (''')
Wassalamu'alaikum wr. wb


Simak :

Senin, 01 Desember 2014

Cerita Gue : Ragil ( Rada Gila )

Assalamu'alaikum wr.wb

Ragil ( Rada Gila )
Kalo orang Jawa bilang ragil itu anak bontot alias terakhir. Gue itu anak terakhir, gue punya kakak satu. Udah nikah, udah punya anak. Temen gue namanya Indun dia juga anak ragil dari tiga bersaudara. Terus ada lagi temen gue namanya Agus yang lahir bulan September hahaha.. Gak becanda namanya aja Agus udah pasti lahir di bulan Agustus. Dia juga anak ragil, dari berapa bersaudara gue kurang tau kalo gak salah sih lima (KAYAKNYA). Kayaknya looh ya?? Jadi kenapa Ragil? Dah tau ya? karena kita bertiga anak ragil terus kok bisa jadi di nylenehke jadi rada gila? Jadi kita lagi makan satu meja bertiga terus bahas soal anak ke berapa ternyata anak terakhir semua. muncul laaah kata " Waaaah Ragiil.." "Rada Gilaaaa.." passs banget.. :v

Ini cerita gue.
Kita itu udah temenan dari SMP. Sebenernya kita udah lama banget gak komunikasi sejak lulus SMP. Cuma akhir-akhir ini kita suka ketemu lagi. Sebenernya gak cuma ketemu sama mereka (Indun dan Agus) doang. Banyak temen-temen SMP yang pada main bareng. Cuma kok kayaknya lebih cenderung kita bertiga aja yang eksis di facebook. Semoga gak cuma perasaan gue aja ya? Taunya gue udah bilang gitu eeeehhh.. Merekanya ngrasa biasa aja nanti palah gue dibilang lebay. Hahaha..

Berawal dari bulan puasa kemarin temen-temen minta ngadain acara buka puasa bersama bareng anak-anak SMP, sebenernya udah dari dulu minta cuma enggak gue ladenin soalnya gue mikir bakal susah minta duit ke anak-anak. Gue bilang aja "pengen buka bersama ya udah sono urusin sendiri gue mah ogah, gue taunya tinggal dateng aja terus langsung makan." wkwkwkkk. Setelah bertahun-tahun akhirnya nih acara di buat juga. Ya otomatis gue yang ngurusin. Lebih tepatnya kita bertiga yang ngurusin (gue, Indun sama Agus). Agus bagian nyebarin berita ke anak-anak cowo sama narikin duit tentunya. Indun sama gue ngurusin yang cewe. Bbeeeeh ngomong nya kayak udah senior banget, kaya banyak banget yang di urus. Padahal setelah dipikir-pikir, cewe nya cuma "gue, Indun, sama Isti" yaelaaah... Cuma bertiga doang? Abis cewenya udah gak cewe lagi sih, sekarang udah ganti jadi ibu-ibu. Jadi susah, yang gak boleh sama suami, yang ngurusin anak, yang repot. Tapi ya emang bener kalo udah rumah tangga mah susah kumpul bareng sama temen-temen apalagi yang masih jomblo. Wkwkwkk.. Ini mah mending yang masih jomblo lumayan banyak, coba kalo udah pada merit semua? Yang jomblo bener-bener kesepian gak punya temen yang sesama jomblo. wkwkwkk.. Loh kok jadi ngomongin jomblo sih? Udah lanjut ke cerita. Akhirnya gue ajakain temen gue namanya Tri Mul dia udah merit, udah punya anak juga. Beruntung Tri Mul di ijinin sama suaminya untuk ikut acara bukber cuma anaknya gak bisa ikut karena hujan.

Acara bukber hari Minggu yang seharian itu hujan dari pagi sampai malem. Gue sempet bingung mau di batalin apa tetep lanjut nih acara? Gue konfirmasi sama anak ragil (gue, Indun, Agus). Katanya udah lanjut aja, biar hujan hajar aja hayuuuk! Tepat pukul 9.00 WIB Indun dateng ke rumah gue, niatnya sih hari minggu pagi mau datengin rumah anak-anak satu-satu tapi kondisinya gak memungkinkan karena hujan. Akhirnya gue sama Indun memutuskan untuk dateng ke rumah Agus, mau minta duit iuran anak-anak biar bisa boking tempat. Gue lupa sebelum ke rumah Agus gue sama Indun mau kemana yang jelas kita lewat jalan Jati, Karangtalun. Disitu kita di kroyok sama yang namanya hujan. Udah dehh tuh panik banget mau berhenti di mana. Gue arahin Indun buat berhenti di SD, yang kebetulan penjaga sekolah nya adalah suami mba ku. Mba dari anak budhe ku. Gue pinjem mantel sama beliau, yang kebetulan mantel nya agak robek sedikit. Tapi lumayan laaah dari pada lumanyun. Dari pada harus kehujanan dan basah kuyup? Setelah meminjam mantel akhirnya diputuskan kita langsung ke tempat Agus di jalan Ketapang.

Setelah sampe di rumah Agus, ternyata anak cowo yang ikut juga sedikit. Yaaaah gimana donk? Tapi adanya segitu, karena udah lama banget enggak komunikasi, terus juga banyak yang kerja di luar kota jadi biarpun yang ikut sedikit ya enggak apa-apa dari pada tidak sama sekali. Ya gak bro?? Kata Agus "Coba di sms sama kamu Ris, sapa tau pada mau ikut?". Oke gue coba, gue telfon Catur sama Sholeh dan akhirnya mereka mau juga ikut langsung bayar cash di tempat Agus. wkwkwkkk berhasil jadi nambah dua orang.

Sorenya gue sama Indun boking tempat, sambil ujan-ujanan tuh. Terus gue ke pasar beli jajan tadjilan gitu. Terus beli molen, beli semangka, beli cemilan, beli kurma gak lupa beli gorengan yang namanya mendoan. Wawawawaaaah.. Mau bukber apa mau lomba makan nih? Tapi gue udah mikir, nih makanan segini banyaknya pasti bakal turah alias lewih alias lebih. Jadi gue bawa plastik aja, jadi anak-anak bisa bawa pulang ke rumah. Udah jam setengah 5 anak-anak mulai pada dateng. Jadi yang dateng cuma 14 anak??? yaaah ampuuun.. tapi seru kok, karena udah lama banget gak ketemu. Sempet ada yang gak ngenalin karena berubah 180 derajat.

"Eeh itu siapa yang bareng sama sholeh?" "Ia siapa sih? Emang dia temen kita?" :v wkwkwkk.. "Bukan dari kelas kita kalii?". Berbagai komentar di cletuskan. "Itu Nanang!" "Haah?? Masa beda banget?" "Ya ampuun sampe gue gak kenal?"
"Oh pantees tadi siang Agus bilang katanya dateng kerumah Nanang" ;
Ketok pintu.. toktoktok assalamu'alaikum..
cekrek pintu dibuka, wa'alaikumsalam.
Agus : "Pak, Nanange enten?"
Nanang : "Lah kie aku Nanang gus! Kepriwe sih?!"
Agus : "Astaga! kie kowe Nang? Deneng sejen temen?"
:v wwkwkwkkk

Sekarang giliran gue, Indun sama Isti yang enggak ngenalin si Nanang. Haduuuh ada ada aja. Udah adzan maghrib waktunya buka puasa, yang buka duluan pada makan, yang sholat baru makan gak ada.. :v isi perut dulu baru sholat :v
kita sampe malem disitu karena betah banget, becanda, ngobrol terus foto bareng, yang foto-foto posenya gak karuan, yang nunjukin pantatlah apalah, yang ngledekin si Indun sama Hari :v seruu deeh pokoknya. Sampe gak sholat taraweh... Terus nyalain petasan sampe di marahin sama Trisno karena takut yang punya cafe itu tetangga nya dia..

Gue kasih tau yang namanya Agus itu kalo ngomong lucu, bikin ngakak, Diem aja dia bikin ketawa apalagi ngomong. Di tambah sama cemesannya si Indun udah deeh jadi heboh. Kalo gue sih, ikut aja.Ikut ngebuli, Ikut ketawa hahaha...



Bersambung...